Postingan

Profil Singkat Direktur Utama Baru BNI, Achmad Baiquni

Gambar
(Foto: Antara) Achmad Baiquni  ditetapkan sebagai Direktur Utama dalam  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Achmad Baiquni  menggantikan Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya.  Baiquni  sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.‎ Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI pada  tanggal 20 Mei 2010.  Achmad Baiquni  memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Sedangkan dalam hal pendidikan‎,  Achmad Baiquni  meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina  pa...

Direktur Utama BNI Sponsori Buku CowasJP

Gambar
Foto-Foto: Istimewa Achmad Baiquni ,  Direktur utama (Dirut)  BNI  yang merupakan teman dekat Aqua Dwipayan menegaskan siap mensponsori penerbitan buku Konco Lawas Jawa Pos (CowasJP ). Untuk itu Bapak dua anak tersebut mempersilahkan mulai memproses penerbitan bukunya. Hal tersebut disampaikan  Achmad Baiquni  pada Selasa 18 September 2018 tadi pagi saat saya silaturahim ke kantornya di Jakarta. Kami diskusi sekitar 1,5 jam. Dalam pertemuan berdua yang sangat akrab itu kami membicarakan banyak hal secara terbuka. Kami sama-sama memposisikan sebagai sahabat, bukan seperti antara Dirut bank milik Badan Usaha Milik Negara dan nasabahnya, sehingga komunikasinya cair sekali. "Bagus Pak Aqua karena Bapak telah berusaha membahagiakan teman-teman Cowas JP dengan mengundang reuni ke Yogyakarta dan melaksanakan lomba menulis. Saya yakin mereka yang ikut senang dengan semua kegiatan itu," tambah  Baiquni . Achmad Baiquni , Direktur Utama Ba...

Bank BNI Bekerjasama Dengan TNI AD, untuk Mengembangkan Pembayaran Gaji Nontunai Kepada Prajurit

Gambar
Achmad Baiquni  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk ( BNI ), Telah bekerjasama dengan jajaran TNI (Tentara Nasional Indonesia), untuk mengembangkan system pembanyaran gaji dan tunjangan kinerja secara nontunai atau cashless. Menurut  Achmad baiquni  mengambil langkah ini untuk mendukung pogram pemerintah yaitu Cashless Society, agar masyarakat atau prajurit TNI lebih mengambil tindangan nontunai dalam kebutuhan sehari-hari. Direktur Utama BNI  Achmad Baiquni  mengatakan, bahwa Bank  BNI  akan membantu pengelolaan keuangan para prajurit sekaligus mengedukasi pengelolaan keuangan mereka untuk jangka panjang, salah satunya dalam bentuk tabungan. “BNI juga memberikan peluang lebih besar pada prajurit yang ingin berinvestasi dengan memanfaatkan tunkin,” ujar Baiquni di Jakarta, kemarin. Menurut  Achmad Baiquni , pembayaran tunjangan kinerja tersebut bisa dijadikan sebagai salah satu syarat atau jaminan pada saat ingin memperoleh ...

Profil Singkat Direktur Utama Baru BNI, Achmad Baiquni

Gambar
(Foto: Antara) Achmad Baiquni ditetapkan sebagai Direktur Utama dalam  Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Achmad Baiquni menggantikan Gatot M Suwondo yang telah habis masa jabatannya. Baiquni sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.‎ Dia diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI pada  tanggal 20 Mei 2010.  Achmad Baiquni memulai karir perbankan di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sejak tahun 1984 dan pernah menduduki beberapa jabatan manajerial, diantaranya adalah Direktur Bisnis Usaha Kecil, Menengah, dan Syariah, Direktur Korporasi, Direktur Konsumer, serta Pemimpin Divisi Pengelolaan Bisnis Personal. Sedangkan dalam hal pendidikan‎, Achmad Baiquni meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjajaran, Bandung pada 1982 dan Master of Business Management dari Asian Institute of Management, Makati, Phillipina  pada 1992.  Kemampuan Achmad Baiquni...

Program Mudik Bareng BNI Sukses Berangkatkan Ratusan Pemudik dari Kalangan Difabel

Gambar
Pemudik difabel pada acara Mudik Bareng BNI (30/5/2019). |  Foto: cnbcindonesia.com Direktur Utama BNI,  Achmad Baiquni  mengatakan dengan diadakannya kembali Program Mudik Bareng BNI tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dikatakan berbeda oleh  Achmad Baiquni  karena target tahun ini menargetkan untuk kalangan difabel. "Secara khsusus tahun ini kita berangkatkan difabel, baru tahun ini. Alasannya, kami melihat bahwasanya kepada warga ini perlu kita berikan alokasi, kita merekrut pegawai juga ada difabel," tutur Baiquni saat ditemui di GBK, Sabtu (1/6/2019). Untuk saat ini  Achmad Baiquni  membeberkan sudah sebanyak 250 orang difabel yang sudah berhasil untuk diberangkatkan ke kampung halaman. Rata-rata kampung yang dituju para difabel ini adalah tujuan Jawa Tengah seperti Solo dan Yogyakarta. Keberhasilan BNI untuk bisa memberangkatkan para kalangan difabel ini dengan dilakukannya system jemput bola yang pelaksanaan ...

Wow, Lucinta Luna Ngaku Dirinya Muhammad Fatah?

Gambar
Lucinta Luna | INSTAGRAM.COM/lucintaluna Sebuah video sosok yang diduga Lucinta menjawab saat dipanggil dengan nama Muhammad Fatah beredar luas di media sosial. Artis sensasional Lucinta Luna kembali menjadi sorotan publik. Dalam video singkat tersebut, terlihat beberapa orang tengah mengantri. Rekaman itu diduga diambil saat pemilu. Terlihat dalam video itu, seorang pria berkaus putih, memanggil nama Muhammad Fatah . Namun, bukannya seorang pria yang maju melainkan wanita yang diduga Lucinta Luna . Wanita itu tampak mengenakan baju bermotif garis-garis hitam dengan rambut pendek lurus sebahu. Jika dilihat sekilas, wajah dan penampilannya mirip dengan Lucinta Luna . Sosok tersebut muncul dari kejauhan seraya menjawab singkat panggilan tersebut. "Muhammad Fatah 813," ujar seorang pria berkaus putih lewat pengeras suara. "Iya," serunya. Lihat postingan ini di Instagram . . Nahhh gi...

Kamis Dini Hari, Kualitas Udara Jakarta Masih Tidak Sehat

Gambar
Warga mengenakan masker saat beraktifitas di jam sibuk di kawasan Tosari, Jakarta, Senin (29/7/2019). Jakarta masih menjadi kota paling berpolusi di dunia versi aplikasi pemantau udara AirVisual yang berada di angka 175 Polutan. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto Berdasarkan US Air Quality Index (AQI) atau indeks kualitas udara, k ualitas udara Ibu Kota DKI Jakarta pada Kamis (1/8/2019) pagi pukul 04.00 WIB tercatat diangka 152 atau masih termasuk pada kategori tidak sehat dengan parameter PM2.5 konsentrasi 56,7 ug/m3.   Menurut laman resmi Air Visual, kualitas udara di sekitar Kedutaan AS tercatat paling buruk di antara wilayah lain di DKI Jakarta , yaitu pada angka 157 dengan konsentrasi parameter PM2.5 sebesar 67 ug/m3. Wilayah berikutnya yang mencatatkan kualitas udara terburuk kedua di Jakarta adalah wilayah Pejaten Barat, Jakarta Selatan dengan catatan angka sebesar 153 dengan konsentrasi PM2.5 sebesar 60 ug/m3. Kemudian, wilayah di Mangga Dua Selatan juga menca...