Bank DBS Diduga Salahgunakan Data Kependudukan Anggota Ombudsman
Logo DBS Bank | STRAITSTIMES.COM
Salah satu perbankan asing di Indonesia diduga menyalahgunakan data kependudukan seorang Komisioner Ombudsman RI Alvin Lie. Hal ini diketahui melalui cuitan akun Twitternya @alvinlie21.
Anggota Ombudsman RI tersebut terkejut karena menerima pesan berupa SMS dari operator Bank DBS atas nama DBS Indo. Pesan tersebut berisi keterangan bahwa dirinya telah mengajukan digibank KTA Instan ke Bank DBS.
"Hai, terima kasih sudah tertarik untuk mengajukan digibank KTA Instan. Yuk, bantu kami untuk jadi lebih baik dengan ikuti survei singkat ini http:tinyurl.com," isi SMS tersebut.
Bank Indonesia memberikan tanggapan mengenai cuitan tersebut dan menyarankan untuk melakukan konfirmasi langsung ke pihak DBS atau Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku pengawas perbankan.
"Terkait dengan KTA, kami sarankan #SobatRupiah dapat melakukan konfirmasi kepada perbankan terkait atau OJK karena pengaturan dan pengawasan perbank secara mikro (terkait pengaturan produk perbankan diantaranya adalah produk simpanan, pinjaman & pembiayaan) sdh beralih ke OJK," balas BI.
Bukan hanya itu, rupanya cuitan tersebut juga mendapat balasan langsung pihak Bank DBS Singapura dan India.
"Hi, we are replying from DBS India. Please share your details with us at (link: http://go.dbs.com/id-digifb) go.dbs.com/id-digifb & our team will reach out to you soon (Hai, kami membalas dari DBS India. Silakan bagikan detail Anda kepada kami di (tautan: http://go.dbs.com/id-digifb) go.dbs.com/id-digifb & amp; tim kami akan segera menghubungi Anda)," balas @digibank.
Netizen lain pun sempat menyarankan agar Alvin Lie menggugat DBS ke ranah hukum. "Mas ayo sekali-kali digugat aja korporasinya mumpung indentitas yang kirim sms jelas, bisa menggunakan pasal1365 bawa sebagai landasan hukumnya, karena dilanggarnya hak subjektif jenengan," balas @ssujianto1979.
Sumber: AKURAT.CO

Komentar
Posting Komentar